Menu

Biang keringat pada bayi sembuh karena minyak kutus kutus

January 15, 2016 | Testimoni Minyak kutus kutus
Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan bisa menyebabkan sensasi menyengat atau perih pada bagian kulit. Biang keringat yang juga dikenal dengan nama ruam panas atau miliaria ini tidak hanya terjadi pada bayi, namun orang dewasa juga bisa mengalaminya ketika cuaca sedang panas atau pada lingkungan yang bersuhu lembap.
Biang keringat sebenarnya tidak terlalu berbahaya, namun hal berbeda terjadi ketika yang terserang biang keringat adalah si buah hati. Para orang tua tentunya tidak akan tega melihat hal seperti itu, nah kali ini ada cerita dari seorang ibu rumah tangga yang anaknya mengalami biang keringat hingga seperti kulit melepuh, namun setelah di balur dengan KUTUS KUTUS bisa teratasi dengan sangat cepat. Nah, berikut merupakan penuturan ibu tersebut :
“Saya Lidia alamat sumber-cirebon, mau berbagi pengalaman pakai Minyak KUTUS KUTUS.
Saya punya 2 putera, yang pertama 3th, yg ke 2 skrng 6,5 bulan, kedua putera saya punya masalah alergi, yg sulung alergi telur, yang bungsu alergi biang keringat sejak lahir & alergi telur (anak saya asi, kalau saya makan telur kepalanya tumbuh bisul besar & dibadannya bisul2 kecil).
Testimoni Biang Keringat Pada Bayi
Dampak alergi terlihat lebih parah pada sibungsu, sejak baru lahir sudah di ingatkan sama dokter anak, bahwa bayi saya alergi dengan keringatnya sendiri, alias mudah terinfeksi, gejala terlihat pas umur 3 hari kulitnya bintik bintik merah & sebagian kehijaun seperti terinfeksi, sejak itu selalu saya mandikan pakai air yang ditambah antiseptik & sabun khusus, selama 3 bulan semua baik baik saja, setelah 3 bulan saya coba ganti ke sabun baby biasa.
Seminggu kemudian, mulai tampak ruam popok, & dalam beberapa hari muncul lepuhan dipantat. Mulanya cuma satu, lalu muncul di punggung, & kemudian pecah dengan sendirinya, semakin hari semakin parah, punggung,pantat & kepala bakang penuh lepuhan ditambah lagi munculnya bisul dikepala.  Setelah seminggu baru sempat kontrol, ternyata lepuhannya sudah mulai terinfeksi kuman, lalu diberi antibiotik, sabun khusus & salaf, agak berat sebenarnya saya memberi antibiotik pada bayi, tapi saya takut jadi lebih parah.
Dua minggu kulit bayi saya sudah mulus lagi, umur 4,5 bulan lepuhan muncul lagi & penyeberannya lebih cepat & parah, tapi saya ga mau kasih antibiotik lagi, saya beli sabun & salafnya saja, reaksi sangat lambat, & tidak kunjung sembuh, sepanjang punggung bahkan mulai dari belakang kepala-pantat melepuh & merah merah, sementara bagian kulit lainnya  tidak melepuh, lepuhan terjadi karena bagian punggung bersentuhan langsung sama kasur.
Akibatnya saat keringat keluar, lembaab & gesekan terjadi lepuhan, tapi bersyukur anak saya tidak demam, menunjukkan tidak ada infeksi kuman, miris saya melihatnya, tambah lagi bisul yang muncul, saya jadi mikir, kalau saya gempur pakai salaf  berbahan kimia & antibiotik, khawatir ada dampak kedepannya, khawatir anak saya tidak siap dengan kondisi lingkungannya, & memang peringatan dikemasan salaf, menyarankan tidak dipakai jangka panjang.
Akhir maret 2015 saya dapat broad cast dr teman bb saya tentang kutus2, saya tanya detail & akhirnya nekad beli satu botol Minyak KUTUS KUTUS & Sabun Tanami Tanamu. Setiap mandi saya pakaikan Sabun Tanami Tanamu dr ujung rambut-kaki. Setelah mandi saya balur Minyak obat herbal KUTUS KUTUS, awal2 pemakaian saya gempur sesering mungkin, karena tidak ada efek samping & malah cepat hasilnya, tiap ngompol ganti celana saya balur semua kulit yg bermasalh & telapak kakinya.
LUAR BIASAnya, dalam 3hari sebagian besar lepuhannya mulus, terutama bagian pantat. Bagian punggung sisa merah2nya, selama saatu minggu benar2 mulus. Akhirnya saya kurangi pemakaian, jadi 4x sehari. Suatu hari saya mau bepergian & saya pakaikan diapers pada anak saya seharian, malamnya mulai muncul  ruam, & biang keringt lagi, tapi tidak seprah sebelumnya, lepuhan yg muncul silih berganti satu atau dua.
Biang Keringat Sembuh Dengan KUTUS KUTUS
Saya teruskan pemakaian minimal 3x, setelah 1 bulan, kulit bayi saya sudah bersih, sudah bisa dipakaikan diapers tanpa menyebabkan lepuhan lagi. Ruam/ biang keringatnya muncul hanya sesaat & cepat hilang lagi setelah dikutus Minyak KUTUS KUTUS. Sekarang keringat, biang keringat, ruam popok, sudah tidak mengganggu lagi, semua sudah normal, & saya tidak khawatir lagi, karena selalu sedia Minyak KUTUS KUTUS di rumah.
Disaat bayi & anak saya demam cukup saya balur Minyak KUTUS KUTUS, demam normal 3-4hr, alhamdulillah 3hari sudah sembuh tanpa obat lain. Bisul besar, bernanah membuat bayi saya rewel, & menangis berteriak2 jika tersentuh. saya obat pakai Minyak KUTUS KUTUS, pada awal pemakaian reaksi agak lama sembuhnya 4-5hari, tiap saya makan telur muncul lagi. Tapi muncul yg berikutnya sudah tidak terlalu parah & reaksi setelah dibalur Minyak KUTUS KUTUS lebih cepat, 1-2hari sudah tidak meradang & tidak sakit.
Pelan – pelan kempes & ada yg langsung pecah tanpa sakit, bayi saya tidak lg menangis kalau bisulnya disentuh. Belakangan bisul yang muncul hanya bisul kecil, beberapa hari sebelum saaya menulis testi ini saya makan telur & saya tidak lagi melihat bisul tumbuh dikepala atau badan bayi saya, sepertinya darah anak saya semakin kuat & siap terhadap makanan baru yang dikonsumsinya.
Begitu juga putra sulung saya, bisulnya saya balur Minyak KUTUS KUTUS, pada anak sulung reaksinya lebih cepat 1-2hri udah susut & ga sakit, bahkan bisul terkhir yang muncul baru sekali oles sudah kabur. Bayi saya juga tidak mudah tertular penyakit, pertengahan april 2015 (baru 2minggu pemakaian), saya & anak sulung kena pilek, si sulung cepat sembuhnya, & bayi saya tidak tertular sama sekali.
Saya sangat bersyukur kepada Allah, dengan Izinnya saya dipertemukan dengan Minyak KUTUS KUTUS & melalui Minyak KUTUS KUTUS ternyata sangat banyak khasiat untuk kesembuhan menyeluruh dengan metode yang sederhana, simple tapi jitu.”
Komentar

Related For Biang keringat pada bayi sembuh karena minyak kutus kutus