Menu

Penyakit Asma, Penyebab dan Cara Mengatasinya

February 17, 2016 | Berbagai Jenis Penyakit

Penyakit asma adalah penyakit yang menyerang organ pernafasan, yakni terjadinya peradanganpada saluran nafas atau bronkus sehingga penderitanya menjadi sukar bernafas. Asma bisa terjadi dalam rentang waktu yang panjang, dan efeknya berbeda-beda pada setiap penderita tergantung tingkat keparahan penyakitnya. Asma juga tergolong penyakit kambuhan yang bisa kambuh sewaktu-waktu namun  bisa diminimalisir  apabila pengobatan dilakukan secara rutin.

penyakit asma

Hubungan organ bronkus terhadap terjadinya penyakit asma

Bronkus merupakan organ pernafasan yang bertugas  untuk membawa udara masuk dan keluar dari paru-paru. Pada bronkus terdapat kelenjar yang secara otomatis akan menghasilkan mukosa (dahak) apabila tubuh mendeteksi adanya sesuatu yang mengganggu paru-paru, seperti kotoran atau debu. Pada penderita asma, bronkus akan lebih sensitif sehingga sangat peka terhadap apa pun di sekitarnya. Hal ini menyebabkan bronkus lebih mudah mengalami radang dan paru-paru mudah mengalami iritasi. Saat penderita asma mengalami kambuh, maka saluran nafasnya akan menyempit dan kelenjar akan memproduksi dahak lebih banyak. Selanjutnya penderita terlihat mengalami beberapa gejala seperti sesak nafas, nafas berbunyi (mengi), dan batuk-batuk.

Umumnya penderita asma telah terdeteksi penyakitnya saat masih anak-anak. Gejala bisa saja tetap muncul atau menghilang sementara waktu, tergantung tingkat keparahan penyakitnya dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Namun suatu ketika penyakit ini bisa kambuh saat penderita beranjak dewasa.

Banyak yang beranggapan bahwa penyakit asam menular, namun hingga kini penyebab asma belum diketahui secara pasti, namun berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli, penyakit ini merupakan penyakit keturunan dan tidak menular. Jadi penderita asma mendapatkan penyakit ini dari orangtuanya dan kelak bisa menurunkan penyakit ini pada salah satu anaknya.

Beberapa faktor yang bisa memicu timbulnya serangan asma, antara lain  udara yang dingin, bulu-bulu  hewan, debu, asap rokok, asap pembakaran sampah, asap kendaraan, serbuk sari, bedak, alergi terhadap beberapa jenis makanan tertentu, infeksi paru-paru yang disebabkan karena penyakit flu atau demam, serta olahraga yang berlebihan.  Penderita asma harus paham dan menghindari beberapa faktor pemicu tersebut sebagai antisipasi penyakit asma dan pencegahannya. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk selalu membawa  inhaler (obat hirup untuk membantu meringankan gejala asma).

penyebab asma

Penyakit asma harus ditangani secara benar, sebab jika dibiarkan saja bisa membahayakan jiwa penderita. Pertama, harus selalu berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui tingkat keparahan penyakitnya. Dokter akan memeriksa penyakitnya dan memberikan obat yang sesuai, antara lain inhaler. Inhaler merupakan jenis obat hirup yang berfungsi untuk melonggarkan saluran nafas. Inhaler dihirup melalui mulut dan bekerja efektif mengirimkan obat asma secara langsung menuju paru-paru. Dokter akan mengajari cara penggunaan secara benar, karena inhaler terdiri dari beberapa jenis dengan cara kerja yang berbeda.

Inhaler ada dua jenis yaitu inhaler pereda asma dan inhaler pencegah. Inhaler pereda asma berisi obat jenis short-acting beta2-agonist, salbutamol atau terbutaline. Sedangkan inhaler pencegah asma berisi obat-obatan seperti budesonide, mometasone, beclometasone, dan fluticasone. Pemakaian inhaler dianjurkan 2-3 kali seminggu. Untuk mencegah asma juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obatan antara lain Theophylline dan Leukotriene receptor antagonist. Jika penderita telah melakukan berbagai cara pengobatan tersebut, namun penyakit asma tidak kunjung reda maka dokter akan memberikan obat jenis steroid,Omalizumab, atau Bronchial thermoplasty namun penggunaannya harus dalam pengawasan dokter.

Disamping melakukan beberapa cara pengobatan tersebut, penderita juga perlu menjaga kondisi tubuh dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, melakukan olahraga ringan, beristirahat yang cukup, serta menghindari beberapa faktor yang bisa memicu timbulnya serangan asma. serta dapat juga menyediakan selalu minyak herbal di rumah.Apabila mematuhi  anjuran ini, maka penderita bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara nyaman tanpa khawatir penyakit asmanya akan kambuh.

 

Komentar

Related For Penyakit Asma, Penyebab dan Cara Mengatasinya