Menu

Tingginya Resiko Dan Bahaya Akibat Tekanan Darah Tinggi

February 25, 2016 | Berbagai Jenis Penyakit

Hipertensi atau kadang dikenal umum sebagai tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang dimana tekanan darah pada arteri meningkat. Secara normal, manusia memiliki tekanan darah 120/80mmHg, Angka 120/80 mmHg menyatakan besarmya gaya dorong darah terhadap dinding pembuluh darah dalam satuan mmHg. Satuan ini telah ditetapkan sebagai satuan internasional untuk menyatakan besaran tekanan darah. Nilai ini selalu ditulis dalam dua angka yang menyatakan tekanan sistolik dan tekanan diastolik pembuluh darah.Pada angka 120/80 mmHg, dapat diartikan bahwa seseorang memiliki tekanan darah sistolik 120mmHg dan tekanan darah diastolik 80mmHg.

cara mengatasi tekanan darah tinggi

Penyebab terjadinya tekanan darah tinggi

Tekanan sistolik adalah besarnya daya dorong yang dihasilkan pembuluh darah saat jantung berkontraksi sementara tekanan diastolik adalah tekanan ketika jantung berelaksasi.  Untuk penyebabnya sendiri, Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat diakibatkan karena banyak faktor, seperti usia, konsumsi garam yang berlebih, kelebihan berat badan, kurangnya konsumsi buah dan sayur, kurangnya olahraga, terlalu banyak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol, atau karena faktor genetik yang menurun dari keluarga anda.

Keadaan ini bisa terjadi pada siapa saja dan terkadang tidak terdeteksi sampai anda melakukan pengukuran terhadap tekanan darah anda. Apabila anda sudah menerapkan pola hidup yang sehat seperti cukup berolah raga dan cukup mengonsumsi sayur dan buah, jangan menganggap diri anda telah bebas dari resiko mengalami hipertensi. Faktor strees anda alami juga bisa menjadi penyebab hipertensi.Tekanan darah tinggi akibat stress bisa terjadi pada siapa saja termasuk anda. stress merupakan respon tubuh terhadap tekanan yang terjadi pada tubuh.

Respon ini tidak hanya akan mempengaruhi anda secara psikis tetapi juga secara fisik. Stress dan hipertensi dianggap memiliki kaitan yang erat satu sama lain meskipun mekanisme dan pola keterkaitannya belum diketahui secara pasti oleh ahli medis.Kemungkinan yang terkuat adalah karena hormon yang dikeluarkan tubuh ketika stress. Hormon ini akan meningkatkan kerja jantung sehingga daya dorong atau tekanan darah menjadi meningkat dan mengakibatkan hipertensi. Hipertensi seringkali disebut sebagai “pembunuh diam – diam” karena minimnya gejala yang ditimbulkan. Karenanya sesekali cobalah untuk mengukur tekanan darah anda.

Bagi anda yang sedang hamil atau memiliki kerabat yang sedang dalam masa kehamilan, perlu diwaspadai juga akan terjadinya hipertensi. Hipertensi terjadi pada sekitar 8 hingga 10% kehamilan. Tekanan darah tinggi pada ibu hamil terjadi sebagai tanda awal dari pre-eklampsia yang muncul setelah melewati pertengahan masa kelahiran. Pre-eklemsia merupakan suatu sindrom yang ditandai dengan terjadinya peningkatan tekanan darah, peningkatan kadar protein pada urin serta pembengkakak atau edema pada tungkai. Keadaan ini sering dialami oleh ibu hamil terutama pada kehamilan pertama. Pre-eklemsia dapat berubah menjadi suatu kondisi yang serius dan dipercaya menjadi penyebab dari sekitar 16% kematian pada ibu hamil secara global.

Meskipun sangat sulit untuk dideteksi hingga harus dilakukan pengukuran tekanan darah, hipertensi dapat diwaspadai dengan beberapa gejala klinis yang terjadi. Meskipun sangat kecil kemungkinannya, namun beberapa gejala ini dapat membantu anda mewaspadai diri anda terhadap kemungkinan terjadinya hipertensi. Gejala tersebut diantaranya adalah :

  • Gejala ringan seperti sakit kepala dan pusing atau susah tidur
  • Mudah lelah hingga mata yang berkunang – kunang
  • Sesak nafas
  • Rasa berat pada daerah tengkuk
  • Mimisan

Apabila anda kerap mengalaminya, perlu diwaspadai akan kemungkinan mengalami hipertensi. Segera lakukan pengukuran terhadap tekanan darah anda dan juga sediakan minyak herbal kutus kutus untuk pelengkapan pengobatan anda..

Komentar

Related For Tingginya Resiko Dan Bahaya Akibat Tekanan Darah Tinggi